AZOOSPERMIA

Azoospermia adalah kondisi dimana cairan sperma tanpa sel benih. Untuk memastikan keadaan ini paling tidak harus dilakukan analisa sebanyak dua kali.

Setelah seorang pria dipastikan azoospermia maka dilakukan analisa selanjutnya untuk mengetahui penyebabnya supaya bisa diputuskan terapi apa yang seharusnya dilakukan.

Azoospermia bisa terjadi karena adanya penyumbatan saluran keluar sperma atau karena gangguan yang sifatnya primer.

Untuk memastikan penyebabnya dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa kadar hormon FSH. Bila kadar hormon FSH rendah atau normal maka kemungkinannya adalah saluran sperma tersumbat. Pemeriksaan selanjutnya adalah penentuan kadar enzim alfa-glukosidase sperma dan kadar fruktosa sperma. Dengan dua data pemeriksaan biokimia itu bisa diperkirakan dimana lokasi penyumbatan terjadi. Setelah lokasi penyumbatan diketahui maka dimasukan jarum duntik pada saluran dimana speratozoa berada dan mengaspirasi ( PESA ) atau dilakukan pembedahan kecil ( MESA, TESE ). Dulu solusi yang diambil adalah penyambungan antar saluran namun cara ini sudah ditinggalkan karena hasilnya kurang menjanjikan. Untuk masalah ini bayi tabung bisa jadi solusinya.

Bila penyebabnya karena testis tidak memproduksi spermatozoa maka tidak ada jalan lain selain mengucap syukur kepada Tuhan karena apapun yang terjadi dalam hidup kita Tuhan pasti punya rencana dan rencana Tuhan selalu baik. Mungkin saat ini anda tidak mengerti mengapa Tuhan merencanakan seperti ini tapi tetaplah bersyukur karena suatu hari anda akan mengerti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: