PAP SMEAR

Pap Smear adalah pemerikasaan lendir di mulut rahim. Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini terhadap kanker mulut rahim. Pap Smear sebaiknya dilakukanan minimal setahun sekali oleh wanita yang telah melakukan hubungan sex. Kanker leher rahim adalah penyebab kematian tertinggi bagi seorang wanita. Kanker ini biasanya menyerang wanita yang berusia diatas 50 tahun.

Setiap tahunnya muncul ratusan pasien baru yang menderita kanker leher rahim ini dan sebagian besar sudah dalam keadaan kritis. Tingginya jumlah pasien disebabkan oleh beberapa hal

  1. Masih banyak wanita yang tidak tahu tentang pentingnya Pap Smear. Padahal bagi mereka yang rutin melakukan Pap Smear kemungkinan untuk terserang penyakit ini hanya 10 – 20% dibandingkan mereka yang tidak pernah melakukan pemeriksaan Pap Smear.
  2. Merasa malu untuk melakukan pemeriksaan PapSmear karena posisi pada waktu pemeriksaan Pap Smear seperti orang melahirkan. Sebenarnya pasien bisa minta pemeriksaan dilakukan oleh dokter wanita.
  3. Ada sebagian wanita yang tidak merasakan keluhan apa-apa tiba-tiba kanker sudah menjalar keseluruh tubuh.
  4. Mengabaikan keluhan awal seperti pendarahan setelah senggama, keputihan yang berlarut-larut, nyeri saat BAK dan BAB, anemia.

Bila anda seorang wanita yang peduli pada kesehatan pribadi dan peduli pada kebahagiaan keluarga, ada tiga hal yang dapat anda lakukan untuk meminimalkan resiko terkena kanker leher rahim

  1. Rutin melakukan pemeriksaan Pap Smear
  2. Vaksinasi HPV
  3. Pola hidup sehat

Dengan melakukan Pap Smear secara rutin akan mempermudah deteksi sini terhadap kanker leher rahim. Apabila bibit kanker ditemukan dalam stadium dini maka akan memperbesar angka kesembuhannya.

Pada waktu melakukan pap smear, sebaiknya sekalian dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk melihat rahim dan indung telur. Kalau tidak ada fasilitas USG, bisa dilakukan pemeriksaan dalam. Dilihat rahimnya bagaimana, besarnya normal apa tidak, bentuknya konsisten apa tidak, indung telur kanan dan kiri bagaimana, dan sebagainya. Kalau teraba ada massa, harus hati-hati dan dilakukan pemeriksaan lebih dalam untuk mendeteksi dini kemungkinan kanker ovarium.

Vaksinasi HPV adalah vaksinasi untuk mencegah kanker mulut rahim bukan untuk pengobatan. Vaksin ini sebaiknya dilakukan pada kelompok usia 9 – 55 tahun. Vaksinasi HPV diberikan sebanyak tiga kali. Sekalipun sudah melalakukan vaksinasi para ibu tetap harus melakukan pap smear dan segera ke dokter bila terjadi keluhan karena vaksin tidak menjain 100% ana terbebas dari kanker rahim hanyam memperkecil resiko.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: