Buncis Mampu mengobati Diabetes Mellitus

Buncis termasuk dalam jenis polong-polongan yang memiliki rasa manis. Warnanya yang hijau segar sangat menarik perhatian ketika dihidangkan.

Sebelum dimasak sebaiknya disiangi dengan membuang kedua ujungnya. Dipasaran kita dapat menemukan 2 macam buncis, buncis yang berukuran biasa dan buncis yang berukuranlebih kecil atau biasa disebut baby buncis. Baby buncis memiliki rasa yang lebih manis dan renyah dibandingkan buncis biasa.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli nutrisi IPB membuktikan buncis mampu mengobati Diabetes Mellitus karena didalam buncis terkandung b-sitosterol dan stigmasterol yang mampu meningkatkan kadar insulin sehingga buncis dapat dijadikan makanan alternatif bagi diabetesi.

Setiap 100 gram buncis mengandung karbohidrat 7,81%, lemak 0.28%, protein 1,77%, serat kasar 2,07% dan kadar abu 0.32%.

Buncis disimpan pada kelembaban atau suhu tinggi akan mudah mengalami kerusakan. Untuk mengetahui segar atau tidaknya buncis anda dapat mematahkan bagian ujung buncis. Juka mudah dipatahkan berarti buncis dalam keadaan segar.

2 Tanggapan to “Buncis Mampu mengobati Diabetes Mellitus”

  1. wiena Says:

    Trima kasih atas infonya tentang buncis dan khasiatnya.Memang benar ternyata buncis bisa menurunkan kadar gula dalam darah.Ibuku berumur 63 th kena deabetes .Baru-baru ini tes darah,ternyata positif kena deabetes. Sekitar 263 kadar gula dalam darah puasa.Lalu bulan depannya konsumsi buncis lalu turun menjadi 153.Alhamdulilah sekarang mata ibu gak kabur lagi akibat deabetes.

  2. Choirul Anam Says:

    menarik. ini info saya cari


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: