Telur Asin

Siapa yang tidak suka telor asin ? rasanya gurih ditambah kuningnya yang berwarna kemerahan dan berminyak, ehm ….

Cocok untuk dijadikan teman bersantap. Telor asin pada umumnya dibuat dari telor itik atau bebek karena pori-pori kulitnya besar dan cangkangnya tebal.

Namun tidak semua orang berani mengkonsumsi telor ini karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah dalam tubuh. Sekalipun demikian telor asin tetap bermanffat karena memiliki kalsium yang tinggi.

Konsumsi telor asin 2 – 3 butir perminggu bagi mereka yang berusia dibawah 30 th tidak menggangu kesehatan bahkan baik karena kolesterol berguna untuk membentuk garam empedu yang diperlukan untuk pencernaan lemak dan komponen penting bagi jaringan otak, serat, saraf, hati, ginjal dan kelenjar adrenalin.

Kolesterol juga merupakan bahan dasar penbentukan hormon progesteron, estrogen, testeron dan kortison yang berguna untuk mengatur fungsi dan aktiviatas biologis.

Telor asin dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil, menyusui, lansia, orang yang sedang sakit atau dalam taraf pemulihan karena hampir semua zat gizi yang terkandung didalamnya mudah dicerna oleh tubuh.

Proses pembuatan telor asin tidak membuat nutrisi yang terkadung didalamnya berkurang tapi justru memperoleh tambahan beberapa jenis vitamin dan garam mineral yang penting bagi tubuh.

Kandungan protein dalam kuning telor mencapai 17% dankandungan protein dalam putih telor mencapai 11%. Protein diperlukan oleh tubuh karena kaya asam amino essential yang lengkap dan berimbang yang berguna untuk pertumbuhan dan pengganti sel rusak.

Kuning telor mengandung hampir semua jenis vitamin kecuali vitamin C dan merupakan sumber mineral seperti besi, fosfor, kalsium, tembaga, iodium, magnesium, mangan, kalium, natrium, seng, klorida dan sulfur

Mineral yang terkandung dalam telor asin tidak rusak karena proses pengasinan tapi malah bertambah terutama kalsium. Kalsium berguna untuk menurunkan resiko kanker usus, mengatasi keluhan saat haid dan menopouse, mengurangi resiko keropos tulang selama hamil dan menyusui, menjaga kekuatan gigi sehingga tidak mudah keropos, mengaktifkan saraf, melancarkan peredaran daran, melenturkan otot, menormalkan tekanan darah, menjaga keseiumbangan cairan tubuh dan mencegah penyakit jantung

Telor asin adalah sumber vitamin D terbesar setalah minyak ikan hiu dan dalam kuning telor tersimpan hampir semua lemak.

Namun vitamin A yang terdapat pada telor asin telah mengalami menurunan yang signifikan akibat proses pengasinan yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: