Lansia Perokok Beresiko Serangan Jantung

Selama ini batuk selalu dihubungkan dengan paru-paru namun menurut penelitian yang dilakukan oleh DGP di Werne, Jerman, pria usia lanjut yang merokok dan mengalami batuk beresiko terkena serangan jantung. Resiko ini semakin besar apabila pasien bermasalah dengan kesehatan jantungnya. Masalah jantung merupakan akibat dari penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Hal ini menambah tekanan pada pembuluh darah, kemudian paru-paru tidak dapat memperoleh oksigen secara cukup yang mengakibatkan beberapa saat kemudian jantung berdetak lebih cepat dan menjadi lelah. Makanan berlemak juga memperburuk keadaan karena menyebabkan terjadinya penebalan pada dinding pembuluh darah bagian dalam. Pria yang mengalami obesitas membuat keadaan semakin buruk. Pasien COPD ( penderita paru obstruktif kronik ) harus sering dipantau detak jantungnya dan didengarkan, apabila terjadi irama jantung yang diluar kebiasaan agar segera bisa ditangani. Semakin cepat ditangani semakin besar kesempatan untuk sembuh. Napas terenga-engah ( napas pendek ) dan lemahnya denyut jantung dapat diatasi dengan obat-obatan dan latihan olah raga ringan dibawah pengawasan dokter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: